Image
November 10, 2017 0 pts 806

Deretan Santri Yang Berjuang Untuk NKRI

Indonesia dengan segala elemen kemajemukannya ternyata memiliki banyak Pahlawan Nasional berlatar belakang santri. Namun tak banyak orang mengetahui mereka. Hal tersebut karena sosialisasi pendidikan yang tak merata.

Selain itu, hal yang paling menentukan ialah karena pembelokan sejarah yang dilakukan oleh rezim Orde Baru.

Sebagian besar dari nama para pahlawan yang berjasa tersebut sengaja dihilangkan dari kurikulum pendidikan dan aliran literasi yang berkembang di masyarakat.

Namun di era kekinian kita bisa dengan mudah kembali melacak para pahlawan yang lahir dan dibesarkan oleh kultur dan dinamika pesantren.

  1. Ada kisah KH Wahid Hasyim yang terus berjuang agar ilmu agama dengan ilmu lainnya tetap seimbang dan saling menguatkan kehidupan masyarakat.
  2. Ada pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan yang menyatakan bahwa masing-masing dari kita tidak hanya bertanggung jawab pada tuhan semata, akan tetapi kita juga bertanggung jawab terhadap sesama. Maka dari itu jangan biarkan orang di sekitar kita terlantar.
  3. Ada Sang Kiai merah Haji Misbach yang terus menggelorakan semangat bahwa agama Islam adalah agama perlawanan. Dia menggerakkan semangat Islam untuk mengusir penjajah. Baginya wajah Islam ialah tidak akan berdiam diri jika ada ketidakadilan.
  4. Ada Bung Tomo yang menggerakkan perang suci di Surabaya. Menurut pejuang muda tersebut jihad merupakan upaya bersama untuk memberangus ketidakadilan. Bung Tomo memberi pilihan kepada masyarakat indonesia kala itu, "Merdeka atau Mati!"
  5. K.H.R. As'ad Syamsul Arifin tokoh dari provinsi Jawa Timur, atas jasa-jasanya yang luar biasa yang semasa hidupnya pernah memimpin dan melakukan perjuangan bersenjata atau perjuangan politik atau perjuangan dalam bidang lain untuk mencapai, merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa

Silakan simak perjuangan mereka melalui garis Islam. Di sisi lain mereka peduli pada perjuangan kemanusiaan karena mendapat ilmu dasar dan kultur dari dunia pesantren. Sebab ketika menjadi santri, kita diajarkan peduli pada sesama dimulai dengan berbagai hal kecil. Hingga kemudian kita harus memanifestasikan ajaran di dalam tuang pesantren ke realitas yang lebih besar.


Penulis : Staff Trendezia

Konsisten Karang Lagu Cinta, Yovie Widianto Raih Penghargaan ICW 2016

November 10, 2017

Siapa yang tidak kenal dengan  musisi yang satu ini.  iya, dia adal [..]

Tak Mau Kalah, Ini Klarifikasi Young Lex Atas Umpatan Konser Banten

November 10, 2017

Namanya juga rapper maklum jika mudah emosi, pun ketika ia manggung. Namanya [..]

Lagu Terbaru Kemal Pahlevi Menuai Banyak Komentar Negatif, Mengapa?

November 10, 2017

Bagi pecinta stand up atau komedi pasti mengenal Kemal Pahlevi, komedian satu [..]


Product Corner

Product CornerGalaxy Note 5 dan Galaxy Note 7, Cepat Mana?

Belakangan ini samsung telah merilis produk terbarunya galaxy note 7, kabarnya generasi samsung t [..]

August 31, 2016

Product CornerDaihatsu Sigra vs Toyota Calya, Pilih Mana?

Baru baru ini , mobil multi purpose vehicle  (MPV) LCGC, Toyota Calya dan Daihatsu [..]

August 03, 2016

Product CornerToyota Sienta Versus Honda Freed: Spesifikasi dan Fitur

Baru-baru ini,  Toyota meluncurkan produk terbarunya dengan nama Toyota Sienta. Meski secara [..]

July 27, 2016

Product CornerSama Sama Murah, Xiaomi Redmi 2 atau Smartfren Andromax R2 Canggih Mana?

Ketatnya persaingan dunia bisnis smarphone dan lesunya ekonomi dunia, banyak produsen teknologi i [..]

July 09, 2016

Product CornerLenovo Rilis Smartphone 8 Inch

Tahun ini bisnis tablet di Indonesia menurun ketimbang tahun kemaren. Namun bukan berarti menyuru [..]

June 29, 2016