Image
August 25, 2017 0 pts 8121

Thailand dan Sumatra Utara Tukar Bisnis Kuliner

Pemerintah Provinsi dan pengusaha asal Satun Thailand menjajaki kerja sama perdagangan makanan olahan dengan Sumut. Wakil Gubernur Satun, Sr Col Arthit Aroomchoot di Medan, Selasa, mengatakan, pihaknya ingin menjajaki potensi pasar berbagai produk makanan olahan di Sumut. "Kami ingin melihat langsung potensi dan bertemu pengusaha produk makanan olahan di Sumut untuk.menjajaki kerja sama," katanya.

Dia menuturkan, Satun berharap, produk makanan olahan provinsi itu bisa dipasarkan di Sumut dan sebaliknya produk Sumut bisa masuk ke Satun. Sr Col Arthit Aroomchoot menegaskan, pengusaha di provinsi itu sudah sebagian besar memproduksi dan memiliki sertifikat halal sehingga tidak ada masalah untuk dipasarkan di Sumut. "Selain kerja sama dagang, Satun berharap bisa bekerja sama di sektor pariwisata dengan Sumut," katanga.

Gubernur Sumut HT Erry Nuradi menyambut gembira dan mendukung penuh upaya peningkatan hubungan perdagangan antara Sumut dan Provinsi Satun Thailand. "Potensi Sumut dan Satun sama -sama cukup besar untuk membina hubungan perdagangan dan pariwsata yang saling menguntungkan," katanya.

Memurut dia, jarak yang dekat antara Sumut dan Satun juga memungkinkan untuk membuka jalur pelayaran Ro-Ro atau kapal yang bisa memuat kendaraan antara pelabuhan Belawan-Pelabuhan Tamalang di Satun."Konektivitas itu akan memberikan peluang besar bagi Sumut dan Satun dalam meningkatkan hubungan perdagangan dan pariwisata," ujar Erry.

Sumut dan Thailand

Perserikatan Masyarakat Tani dan Nelayan Indonesia (Permatani) Sumatra Utara membukukan nilai kontrak transaksi penjualan produk olahan pertanian dan perikanan di Malaysia Rp10 miliar hingga Juni 2017.

Ketua Permatani Sumut Khairul Mahalli mengatakan, selama ini produk olahan pertanian dan perikanan dari Sumut mutunya bisa bersaing dengan negara-negara lainnya. Kendati demikian, yang menjadi masalah adalah pengemasan dan pemasaran. Produk yang dimaksud yakni makanan ringan dan kerajinan.

Pada tahun ini pihaknya akan fokus memasarkan produk ke Asia Tenggara. Sebagai langkah awal adalah dikapalkan ke Asa Niaga Port Klang, Malaysia. "Kami sudah mendapat kontrak permintaan Rp10 miliar sampai akhir semester I/2017. Produk yang kami ekspor ke sana berasal dari UMKM binaan 25 orang anggota Permatani Sumut. Kami membuka luas kesempatan bagi yang berminat,” papar Khairul seusai pelantikan pengurus DPD Permatani Sumut, Rabu (11/1/2017).

Lebih lanjut, dia menjelaskan untuk memasarkan produk, Permatani Sumut bekerja sama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut, dan berbagai asosiasi logistik, depo kontainer serta truk. “Kami ingin ekspor Sumut ke depan tak hanya komoditas mentah, tapi juga yang sudah bernilai tambah. Sumut harus berdaya saing. Kami juga akan bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk membina petani, nelayan dan peternak,” tambahnya.

Khairul menuturkan untuk memasarkan produk tersebut, tidak dikenakan biaya. Kendati demikian, harus melalui pengecekan kualitas. Permatani Sumut menyediakan tim khusus untuk uji kualitas.

Tak hanya itu, Permatani Sumut juga mendorong agar berbagai produk tersebut memiliki sertifikat halal. “Ke depan, kami akan berkoordinasi dengan Permatani di seluruh Indonesia untuk melakukan barter, apa-apa saja yang dibutuhkan.”

Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi mengemukakan, pihaknya siap bekerja sama untuk meningkatkan ekspor produk bernilai tambah. Dia meminta kepada SKPD terkait agar serius membina UMKM terutama untuk pengemasan. “Potensi produk pertanian, perkebunan dan perikanan Sumut sangat besar. Tapi, kalah di packaging dan pemasaran,” ucapnya.


Penulis : Staff Trendezia

Peluang Bisnis Vaping/Vapor Masih Terbuka Lebar

August 25, 2017

Sempat terjadi isu kenaikan harga Rokok sekitar Rp.50.000 per bungkus dan itu [..]

5 Usaha Yang Menggiurkan Menjelang Puasa Dengan Modal Kecil

August 25, 2017

Menjelang bulan Puasa, banyak sekali hal-hal yang dipersiapkan orang-orang, t [..]

Usaha Menguntungkan Pasca Banjir

August 25, 2017

Tak terelakan banjir kembali melanda beberapa kota di Indonesia, beberapa cuk [..]


Popular posts

Product Corner

Product CornerGalaxy Note 5 dan Galaxy Note 7, Cepat Mana?

Belakangan ini samsung telah merilis produk terbarunya galaxy note 7, kabarnya generasi samsung t [..]

August 31, 2016

Product CornerDaihatsu Sigra vs Toyota Calya, Pilih Mana?

Baru baru ini , mobil multi purpose vehicle  (MPV) LCGC, Toyota Calya dan Daihatsu [..]

August 03, 2016

Product CornerToyota Sienta Versus Honda Freed: Spesifikasi dan Fitur

Baru-baru ini,  Toyota meluncurkan produk terbarunya dengan nama Toyota Sienta. Meski secara [..]

July 27, 2016

Product CornerSama Sama Murah, Xiaomi Redmi 2 atau Smartfren Andromax R2 Canggih Mana?

Ketatnya persaingan dunia bisnis smarphone dan lesunya ekonomi dunia, banyak produsen teknologi i [..]

July 09, 2016

Product CornerLenovo Rilis Smartphone 8 Inch

Tahun ini bisnis tablet di Indonesia menurun ketimbang tahun kemaren. Namun bukan berarti menyuru [..]

June 29, 2016